Demi memastikan UPS dapat berfungsi efektif pada saat-saat krusial, UPS Anda harus memiliki kapasitas cukup besar untuk menampung semua perangkat yang terhubung. Semakin besar kapasitas UPS (diukur dalam Watt), maka semakin banyak perangkat elektronik yang dapat di-support saat mati listrik. Konsep ini tentu cukup mudah untuk dipahami. Akan tetapi, bagaimana cara menghitung kebutuhan kapasitas UPS?
Untuk menghitung kebutuhan kapasitas UPS, ada beberapa aspek yang perlu dipertimbangkan dan diketahui terlebih dahulu. Berikut ini langkah-langkahnya:
- Anda perlu menjumlahkan beban (load) atau daya yang dibutuhkan oleh semua perangkat. Pertama-tama, buatlah daftar perangkat kritikal yang akan dihubungkan ke UPS. Kedua, hitung total watt yang diperlukan untuk menjalankan setiap perangkat. Periksa user manual untuk mengetahui kebutuhan daya secara akurat.
- Setelah menemukan total load, selanjutnya hitunglah jumlah colokan yang akan dipasang ke UPS. Sistem UPS Anda harus memiliki jumlah stop kontak yang sesuai. Memang Anda juga bisa memasang stop kontak paralel tambahan, tetapi hasilnya tentu kurang ideal.
- Perhitungkan kebutuhan berapa lama waktu suplai daya UPS untuk semua perangkat kritikal setelah listrik mati mendadak. Apakah Anda hanya membutuhkan waktu untuk mematikan semua perangkat kritikal secara manual? Apakah Anda ingin terus menyelesaikan pekerjaan yang sedang digarap atau langsung save dan shut down? Atau apakah Anda hanya memerlukan tenggang waktu untuk beralih ke generator saja? Waktu ini akan menentukan runtime, yaitu berapa lama daya mampu disediakan oleh UPS untuk semua perangkat terhubung.
Ketiga hal di atas akan menentukan kebutuhan ukuran kapasitas UPS Anda. Setelah mengetahui semuanya, Anda perlu mengkalkulasi kebutuhan daya semua perangkat versus kapasitas baterai. Semakin besar total jumlah daya yang dibutuhkan oleh perangkat terhubung, maka makin singkat-lah runtime UPS.
Untuk memperpanjang runtime dari UPS yang sudah ada, maka Anda boleh jadi harus mengurangi jumlah perangkat terhubung. Alternatif lain, sejak awal Anda dapat memilih sistem UPS yang dapat dipasangi baterai eksternal agar sewaktu-waktu bisa memperpanjang runtime tanpa perlu memutus koneksi salah satu perangkat terhubung.
Masih bingung mengenai ukuran kapasitas UPS yang sesuai dengan kebutuhan Anda? Tak usah khawatir, karena ada layanan konsultasi beli UPS Surabaya yang dapat membantu sejak assessment, budgeting, implementasi, hingga perawatan power supply. Konsultan berpengalaman dapat mengevaluasi kebutuhan energi secara lebih presisi.
